Anencephaly adalah kecacatan lahir bawaan (dari kata Latin congenitus “terlahir dengan”). Anencephaly terjadi pada tahap awal terjadinya kehidupan di dalam kandungan. Arti kata anencephaly sendiri adalah “tanpa adanya encephalon”, encephalon merupakan kumpulan pusat saraf otak. Pengartiannya ini tidak sepenuhnya benar. Walaupun seorang bayi anencephaly dilahirkan tanpa kulit kepala, tempurung kepala vault of cranium, meninges, hemisphere otak dan cerebellum, biasanya bayi terlahir dengan sebagian batang otak cerebral trunk, brainstem (Müller 1991).
Hampir
75% bayi anencephaly yang lahir pada waktunya, selamat pada saat
persalinan. Harapan hidup untuk bayi yang selamat setelah lahir hanyalah
beberapa jam atau beberapa hari saja (Jaquier 2006).
Kira-kira 20% bayi anencephaly menderita kecacatan bawaan lainnya (Botto 1999).
Tingkat kejadian ?
Sekitar satu anak setiap 1000 kelahiran (Eropa Tengah), (catatan redaksi: menurut laporan Kompas tertanggal 30.Januari 2009, di Indonesia diperkirakan angka rata-rata ini lebih tinggi). Tingkat rata-rata ini dapat berubah-ubah tergantung populasinya. (Sadler, T.W. 2005).
Anak yang paling banyak terpengaruh ?
Anak yang lebih sering terkena anencephaly adalah perempuan dari pada laki-laki.
Dapatkah disembuhkan/dirawat?
Sayangnya tidak ada perawatan/penyembuhan bagi bayi anencephaly sampai saat ini.
Perwujudannya ?
Anencephaly tergolong rumpun cacat bumbung saraf atau neural tube defect (NTD).
Cacat bumbung saraf ini merupakan cacat bawaan pada pembentukan yang
terjadi antara 20 sampai 28 hari setelah pembuahaan sel telur (Sadler
1998). Sel-sel plat saraf (neural plate) membentuk sistim saraf
pada janin. Pada pertumbuhan yang normal, sel-sel tersebut saling
melipat satu sama lainnya untuk membentuk yang dinamakan bumbung atau
tabung saraf (neural tube), yang selanjutnya membentuk menjadi
tulang punggung dan urat sarafnya. Setelah beberapa transformasi
(perubahan bentuk), kutup utama (superior pole)akhirnya terbentuk menjadi otak. Pada kasus NTD,
bumbung saraf ini gagal menutup secara sempurna. Anencephaly terjadi
bila ujung tabung saraf ini gagal menutup. Janin dengan penyakit ini
terlahir tanpa kulit kepala atau cerebellum. Juga tanpa meninges, kedua belah hemisphere otak dan tempurung kepala (vault of cranium),
akan tetapi bagian dari batang otak biasanya tetap ada. Sisa jaringan
otak terlindung oleh selaput yang tipis saja. Kemungkinan bayinya buta
dan tidak ada pergerakan reflek atau hanya beberapa saja yang
berfungsi. Kira-kira ¼ bayi anencephaly meninggal pada saat dia
dilahirkan, sedangkan yang selamat pada saat dilahirkan dapat bertahan
hidup selama beberapa jam atau beberapa hari (Jaquier 2006).
Apa yang menyebabkan anencephaly ?
Sebab
anencephaly masih belum diketahui dengan pasti. Ada kemungkinan
disebabkan oleh gabungan faktor genetis (keturunan) dan pengaruh
lingkungan ( Sadler 2005 ). Yang telah diketahui adalah, bahwa dengan
mengkonsumsi tambahan vitamin asam folat (folic acid )
kemungkinan akan terjadinya bayi anencephaly dapat dikurangi. Beberapa
obat-obatan ( pil KB, valproic acid, obat antimetabolik dll. ) dapat
menurunkan kadar asam folat dalam tubuh kita, dengan demikian dapat
meningkatkan risiko akan bayi yang dikandung menderita anencephaly (
Sadler, 2005 ). Kelainan chromosomal (keturunan), mutasi single-gene dan akibat teratogenic telah teridentifikasi pada kurang dari 10 % bayi anencephaly ( Holmes 1976 ).
Apakah salah orang tua, kalau bayinya menderita anencephaly ?
Tidak. Tidak ada yang dapat disalahkan kalau ternyata anaknya menderita anencephaly.
Harapan hidup ?
25%
bayi anencephaly yang bertahan hidup sampai berakhirnya kehamilan,
meninggal pada saat persalinan; 50% mempunyai harapan hidup dari
beberapa menit sampai dengan 1 hari; 25% lainnya dapat bertahan hidup
sampai dengan 10 hari (Jaquier 2006).
Kapan saatnya diagnose anencephaly dilakukan ?
Seorang spesialis dengan alat USG
yang resolusinya tinggi, dapat mendeteksi anencephaly pada umur
kehamilan 10 minggu. Dalam keadaan kurang menguntungkan, anencephaly
baru dapat diketahui atau diduga pada umur kehamilan 16 minggu. Tingkat
AFP dapat diukur melalui maternal serum screening (tes darah ibu). Kalau tingkat AFPnya tinggi, maka ada kemungkinan janin menderita kelainan NTD. Pemeriksaan lebih lanjut perlu dilakukan (USG atau amniocentesis) untuk memastikan adanya masalah. Scan mesti dilakukan diantara kehamilan 15 sampai 20 minggu, paling tepat pada minggu ke-16.
Apakah diagnose bisa dipercaya ?
Anencephaly
adalah kelainan yang dapat dilihat dengan alat USG dengan sangat mudah.
Jika seorang dokter yang ahli melakukan scan pada umur kehamilan 16
minggu dan ternyata hasil diagnosenya anencephaly, maka kemungkinan
salah diagnose sangat kecil. Sementara tes darah ibu yang hasil tingkat
AFPnya tinggi hanya menunjukkan bahwa ada risiko lebih tinggi bahwa
bayinya memiliki Trisomy 21 atau 18, atau NTD.
Kebanyakan hasil tes darah ibu yang tingkat AFPnya tinggi, ternyata
tetap melahirkan bayi yang sehat. Ini menunjukkan bahwa tes darah saja
tidak cukup bukti, sebaiknya melakukan tes-tes lebih lanjut untuk
memastikan apakah bayi Anda menderita salah satu kelainan tersebut
diatas.
Apakah membahayakan kesehatan ibu yang mengandung ?
Tidak.
Kehamilan dengan bayi anencephaly tidak ada pengaruh apa-apa. Akan
tetapi, pada sekitar 25% wanita yang mengandung anak anencephaly,
mengalami polyhydramnios atau kelebihan air ketuban. Hal ini
terjadi, karena reflek untuk menelan pada si bayi, kadang-kadang tidak
berfungsi, sehingga dia tidak dapat menelan air ketuban seperti halnya
dilakukan bayi biasa. Kalau volume air ketuban sangat kelebihan, akan
mengakibatkan perasaan tidak nyaman bagi sang ibu. Ada kemungkinan
bayinya lahir premature atau air ketuban pecah. Untuk mengurangi
kelebihan air ketuban, seorang dokter dapat melakukan amniocentesis. Air ketuban di sedot dengan syringe, sehingga sang ibu merasa lebih lega.
Bayi anencephaly rupanya seperti apa ?
Tubuh sang bayi sama sekali tidak terpengaruh. Akan tetapi tempurung kepalanya (vault of cranium)
tidak ada mulai dari alis mata ke atas. Separuh dari bagian belakang
kepala biasanya tertutup kulit dan rambut. Jaringan saraf berwarna merah
tua hanya tertutup oleh selaput yang tipis muncul pada bagian atas
kepala yang dalam keadaan terbuka. Besarnya „lobang“ ini berbeda-beda
dari satu bayi ke bayi lainnya. Ada kemungkinan bola mata bayi agak
menonjol keluar, diakibatkan oleh karena kelainan bentuk tengkorak
bagian mata, sehingga ucap kali bayi anencephalydapat julukan mirip
"kodok".
Apakah bayi anencephaly bisa merasakan atau melakukan sesuatu ?
Dokter
akan mengatakan bahwa anencephaly tidak dapat melihat, mendengar,
merasakan rasa sakit, bahwa ia sekedar hidup saja. Akan tetapi,
pernyataan ini sering tidak sesuai dengan pengalaman keluarga yang
pernah mengurus bayi anencephaly. Bagian otak yang terpengaruh
kecacatannya itu berbeda-beda dari satu bayi ke bayi yang lainnya.
Jaringan otak dapat berkembang pada tahap berbeda-beda. Ada bayi yang
bisa menelan, minum, menangis, mendengar, merasakan vibrasi (suara yang
keras) dan ada reaksinya kalau disentuh dan bahkan berreaksi pada sinar.
Tetapi yang paling penting, mereka memberi tanggapan terhadap kasih
sayang. Seseorang tidak memerlukan sebuah otak yang lengkap untuk dapat
merasakan kasih sayang yang diperlukan hanya sebuah hati!
Apa yang terjadi pada saat melahirkan seorang bayi anencephaly?
Pada kehamilan yang pada umumnya, kelenjar di bawah otak (pituitary gland) dan suprarenals atau
kelenjar ginjal sang bayi yang membantu merangsang proses persalinan.
Pada bayi anencephaly kelenjar di bawah otak dan kelenjar ginjal ini
tidak ada, atau terhambat pertumbuhannya, sehingga gejala-gejala akan
melahirkan sering tidak muncul dengan sendirinya. Hal ini bisa
mengakibatkan ibunya meminta perangsang persalinan pada masa
kehamilannya sudah genap. Berhubung sang bayi tidak memiliki tempurung
kepala, pada saat melahirkan penting agar air ketuban tidak pecah selama
memungkinkan, sehingga leher rahim bisa membuka dengan tekanan air
ketuban. Kalau air ketuban tidak pecah, proses melahirkan seorang bayi
anencephaly hampir sama dan sama lamanya dengan halnya kelahiran bayi
normal. Hasil pengalaman menunjukkan, bahwa kalau air ketuban sengaja
dipecahkan, maka kemungkinan bayinya lahir dalam keadaan hidup menurun
drastis (Jaquier 2006).
Apakah bayi anencephaly dapat menjadi donor organ tubuh?
Menurut
teori, bisa. Pada prakteknya ada beberapa kendala. Ilmu pengetahuan
pencangkokan organ pada bayi baru lahir, masih pada tahap awal; hasilnya
dengan jangka waktu menengah kurang di ketahui, sedangkan jangka waktu
panjang tidak diketahui sama sekali. Organ-organ seorang bayi
anencephaly baru dapat dicangkok setelah bayi dinyatakan telah meninggal
dunia. Akan tetapi, kriteria yang menetapkan ‚kematian otak’ biasanya
tidak cocok dipakai pada anak dibawah umur 7 tahun. Sementara menunggu
penetapan ‚kematian otak’, organ-organ si anak keburu hancur dan tidak
layak lagi untuk dipakai donor. Anak anencephaly biasanya tidak memiliki
otak belakang, lain halnya dengan otak depan yang biasanya berfungsi
pada saat bayi lahir. Otak depan matinya pelan-pelan dan organ-organ
lainnya mungkin mati dalam kurun waktu yang berselang. Menurut
pengamatan, pernyataan kematian otak secara medis (yaitu sama sekali
tidak ada reaksi dan reflek serta berhentinya pernapasan) biasanya
terjadi setelah detak jantung sudah tidak ada. Sehingga anak anencephaly
sangat jarang dapat menyumbang organ tubuhnya. Di beberapa negara /
daerah, katup jantung dapat digunakan untuk transplantasi di kemudian
hari. Katup jantung dapat diambil sampai dengan 8 jam setelah bayi telah
dikatakan meninggal dan katup jantungnya ini dapat disimpan pada titik
beku sampai penerima donor membutuhkannya.
Tingkat terulang lagi sebesar apa?
Kebanyakan
kejadian anencephaly merupakan kelainan tersendiri dan kecil
kemungkinannya untuk terulang lagi dalam keluarga yang sama. Menurut
statistik tindak terulangnya kasus anencephaly pada wanita yang sama
adalah 4%.
Dapatkah anencephaly dicegah?
Sejak beberapa waktu, ilmu aetiology tentang kecacatan bumbung saraf (NTD)
menyebutkan bahwa kelainan ini terpengaruh oleh gabungan faktor pola
makan dan lingkungan. Hasil penelitian medis menyatakan bahwa dengan
mengonsumsi vitamin asam folat(Folic Acid) dapat mengurangi risiko terjadinya NTD.
Seandainya semua wanita pada usia subur mengonsumsi 0,4 mg vitamin asam
folat setiap harinya sebelum hamil dan selama paling tidak sampai
kehamilan 3 bulan pertama, maka tingkat kasus potensial terjadinya
anencephaly dapat diturunkan hingga 50 – 70% (Ceizel and Dudas, 1992).
Penelitian apa saja yang sedang dilakukan?
National
Institute tentang kelainan saraf dan stroke,memimpin dan secara luas
menyokong penelitian yang menyelidiki rumitnya mekanisme pada
perkembangan otak. Ilmu yang didapatkan dari hasil pokok
penelitian-penelitian ini membentuk dasar pengertian mengapa prosesnya
bisa meleset dan dengan begitu dapat menawarkan harapan-harapan baru
untuk merawat dan mencegah terjadinya kelainan bawaan pada otak seperti
anencephaly termasuk NTD lainnya.
Duke Center for Human Genetics saat ini sedang memimpin penelitian genetic dengan nama “The Hereditary Basis of Neural Tube Defects” atau penyebab dasar genetik sebuah NTD untuk dapat memastikan penyebab terjadinya anencephaly dan NTD lainnya. Dengan mempelajari keluarga-keluarga dengan kasus anencephaly atau NTD
lainnya, mereka ingin menemukan gen mana yang berperan pada
perkembangan bumbung saraf. Mereka mengharapkan dengan hasil penelitian
ini akan dapat konseling genetik yang lebih tepat termasuk penetapan
resiko, perawatan yang lebih memadai, cara pencegahan yang lebih tepat
dan mungkin sekali waktu penyembuhan.
PONTI Study (Pencegahan NTD dengan
Inositol) Jika Anda pernah mengalami kehamilan dengan diagnose janin
menderita NTD dan kemudian ingin hamil lagi, Anda mungkin ingin
mengetahui tentang sebuah proyek penelitian yang bertujuan mencegah NTD
dengan pengobatan vitamin tertentu. (Hanya berlaku di Inggris UK).










Tidak ada komentar:
Posting Komentar